Inilah 'Ittoqqortoormiit' Desa Cantik di Ujung Dunia

silahkanSHARE.com | Ittoqqortoormiit masuk dalam daftar tempat paling terpencil di Bumi. Berada di timur Greenland, yang mendapat julukan dengan desa di ujung dunia!

Dilansir detikTravel, Desa Ittoqqortoormiit mendapat julukan sebagai Desa di Ujung Dunia. Karena selain letak lokasinya yang sangat terpencil dan berada di pulau terpencil pula yang sulit diakses.

Warna-warni rumah di Ittoqqortoormiit (siververnon.com)
Ittoqqortoormiit berlokasi di Greenland, suatu pulau terbesar di dunia yang berada di bagian utara Bumi meski masih masuk dalam bagian negara Denmark. Ittoqqortoormiit sendiri berada di bagian timur Greenland yang sulit diakses.

Bayangkan saja, lautan di depannya bakal membeku selama 9 bulan dalam satu tahun. Artinya, hanya tiga bulan dalam setahun laut di sekitarnya bisa dilalui kapal!

Cara menuju ke sana paling dekat lewat Islandia. Terdapat penerbangan carter, yakni Norlandair yang terbang dari Reykjavik (ibukota negara Islandia) dan Air Greenland dari Kota Kangerlussuaq di Greenland Barat.

Hanya saja penerbangannya tidak bisa setiap hari, karena tergantung cuaca apalagi saat musim dingin yang penuh kabut. Plus, harus pesan dari jauh-jauh hari.

Orang-orang Inuvit yang mendiami kawasan Greenland sejak zaman dulu (iStock)
Sejarah mencatat, Ittoqqortoormiit dihuni oleh orang-orang Inuvit atau dikenal juga dengan nama Eskimo sejak tahun 1925. Kini penduduknya, sekitar 450-an orang.

Mereka tinggal di rumah-rumah yang berwarna-warni. Mengapa warna-warni? Supaya, memudahkan untuk melihatnya di antara banyaknya salju dan es yang berwarna putih.

Warna rumah-rumahnya yang kontras dengan es yang putih (iStock)
Warga di Ittoqqortoormiit bertahan hidup dengan cara berburu ikan, anjing laut, singa laut, sampai beruang kutub. Karena disana hanya ada satu supermarket yang menjual kebutuhan sehari-hari.

Namun bagi penduduknya, itu sudah dirasa cukup. Menariknya, mereka juga menggantungkan hidupnya pada kunjungan turis.

(iStock)
Ittoqqortoormiit menjanjikan pengalaman yang tiada dua. Sebuah desa di ujung dunia yang didominasi es, melihat satwa-satwa kutub yang liar, memandangi aurora yang menakjubkan dan merasakan kehidupan masyarakatnya yang menarik.

Seperti misalnya bagaimana hidup bertahan di suhu yang dingin, mengenal kebudayaan masyarakat Eskimo, trekking ke perbukitan dan masih banyak lagi.

Turis yang dapat trekking ke alam liar Greenland (iStock)
Beberapa operator tur yang menjual paket ke sana seperti Ocean Wide Expeditions, Quark Expeditions dan Arctic Exposure. Rata-rata harganya mulai dari USD 5.000 atau sekitar Rp 69 juta (1 USD = Rp 13.968). Paket wisata yang dijual pun durasinya bisa sampai 10 hari.

No comments