7 Poin Kecerdasan Leonardo da Vinci yang Bisa Kita Pelajari

silahkanSHARE.com | Leonardo da Vinci bukan hanya seniman, tapi juga ilmuwan banyak bidang yang berpengaruh dalam era Renaissance Italia abad ke-15. Da Vinci juga disebut sebagai seorang jenius yang membuat lukisan Mona Lisa.

Da Vinci menciptakan mulai dari lukisan ikonik, seperti Mona Lisa dan Perjamuan terakhir, hingga terobosan optik dan perspektif. karena hal yang disebutkan di atas, bahwa Da Vinci telah berhasil menggabungkan seni dan sains menjadi satu. Ternyata kejeniusan Da Vinci ini bisa kita ikuti dan pelajari.

Leonardo da Vinci
Kekaguman pada Leonardo bisa jadi menimbulkan pertanyaan, “bagaimana bisa seperti itu? Mengapa Leonardo sangat pintar?” Dan, ingin tahu bagaimana caranya? Mungkin kita harus mengembangkan 7 poin di bawah ini agar bisa sehebat Leonardo da Vinci.

#1. Curiosita

Atau curiosity (english). Yaitu rasa penasaran, tak pernah puas dan ingin belajar terus tanpa henti. Seperti Leonardo yang terus mencari dalam hidupnya, kita harus mempunyai pikiran yang terbuka (open mind) atas segala hal sehingga bisa memperoleh banyak pengetahuan baru.

#2. Dimostrazione

Dimostrazione adalah “komitmen untuk menguji pengetahuan melalui pengalaman, ketekunan, dan kesediaan untuk belajar dari kesalahan”.

#3. Sensazione

Hal ini berarti “perbaikan terus-menerus dari indra, terutama penglihatan, sebagai sarana untuk menambah banyak pengalaman”. Itulah sebabnya salah satu motto Leonardo adalah saper vedere (mengetahui bagaimana melihat) di mana ia membangun karyanya dalam seni dan ilmu pengetahuan.

#4. Cryptic

Bila diterjemahkan berarti “Samar”. Maksud samar di sini adalah “kesediaan untuk merangkul ambiguitas, paradoks, dan ketidakpastian”. Karakteristik terpenting dari kejeniusan da Vinci adalah kemampuannya untuk menangani rasa misteri (keingintahuan).

#5. Arte / scienza

Arte / scienza adalah “pengembangan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan seni, logika dan imajinasi”. Berarti kita harus mengembangkan cara berpikir dengan “seluruh otak”. Pemetaan pikiran adalah metode yang kuat yang dapat membantu dalam menggabungkan logika dan imajinasi pada setiap aktivitas/pekerjaan dalam kehidupan.

#6. Corporalità

Corporalit√† adalah “memelihara anugerah, keterampilan tangan, kebugaran, dan ketenangan”. Leonardo memiliki kemampuan fisik yang luar biasa dilengkapi kegeniusannya dalam sains dan seni. Bagi kita, hal tersebut bisa dilatih dengan pelatihan fisik, yoga, atau latihan-latihan spiritual.

Sebagai contoh, Leonardo bisa menulis dengan tangan kanan dan kiri. Selain bakat, tentunya hal ini bisa dilatih bila kita mau.

#7. Connessione

Secara singkat dipahami sebagai : “Sistem berpikir.” Salah satu sumber utama dari kreatifitas Leonardo adalah kemampuannya untuk membentuk pola baru melalui kaitan dan kombinasi dari elemen yang berbeda.


Source: Beritaunik.net

No comments