5 Pencurian Lukisan Termahal dan Terkenal di Penjuru Dunia

silahkanSHARE.com | Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Sudah banyak karya lukis di belahan dunia yang dilelang atau dijual dengan harga yang sangat fantastis mahal bahkan sampai triliunan.

Tak jarang juga ada banyak orang yang menginginkan karya lukis yang harganya sangat mahal. Bahkan tak jarang ada yang ingin mendapatkan karya tersebut dengan cara gratis (mencuri). Sejak tahun 1900-an, kasus pencurian lukisan terjadi di berbagai galeri seni seluruh dunia. Terbaru terjadi pada Minggu (27/1) di galeri Tretyakov, Moskow, Rusia.

Seorang pria dengan santainya mencuri lukisan “Ai Petri. Crimea” karya Arkhip Kuindzhi tahun 1908 senilai Rp 2,5 miliar. Aksi ini dilakukannya di tengah mata para pengunjung yang mengira dia petugas galeri. Sehari setelahnya, pelaku tertangkap dan lukisan tersebut berhasil diselamatkan.

Berikut dikutip dari kumparan.com lima lukisan termahal dan terkenal yang pernah dicuri di penjuru dunia.


#1. Mona Lisa - Leonardo da Vinci

pengunjung melihat lukisan Monalisa karya Leonardo da vinci. (Foto: pixabay)
Siapa yang tidak tahu lukisan Mona Lisa. Dilukis pada 1500-an oleh Leonardo da Vinci, lukisan berwajah perempuan ini menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan. Misalnya siapa wanita dalam lukisan itu, apa arti senyumannya, hingga mengapa wanita itu tidak beralis mata.

Pada 1911, lukisan ini pernah dicuri dari Museum Louvre di Paris, Prancis. Pelakunya, Vincenzo Peruggia, menyamar menjadi pegawai museum dan bersembunyi di dalamnya. Malam hari, dia mencurinya dan melenggang keluar pada paginya.

Peruggia ditangkap dua tahun kemudian ketika mencoba menjual lukisan tersebut. Sampai saat ini lukisan tersebut masih aman di Louvre. Mona Lisa adalah lukisan dengan nilai asuransi terbesar di dunia, mencapai Rp 11,6 triliun pada 2018.


#2. The Scream - Edvard Munch

Lukisan The Scream oleh Edvard Munch. (Foto: pixabay)
Lukisan ini pernah dua kali dicuri. Pencurian pertama pada 1994 ketika dua pria menerobos masuk dan mencurinya di Galeri Nasional di Oslo, Norwegia. Mereka meninggalkan memo "Terima kasih untuk keamanannya yang buruk".

Pelaku pencurian kemudian meminta tebusan USD 1 juta tapi tidak dipenuhi. Tiga bulan kemudian, mereka tertangkap setelah polisi melakukan operasi penyamaran.

Pencurian kedua terjadi pada 2004 ketika enam pria bersenjata masuk ke Munch Museum di Oslo. Pada 2006, keenam pria ini berhasil ditangkap dan diadili. Lukisan The Scream laku dilelang pada 2012 dengan harga Rp 1,6 triliun.


#3. Poppy Flowers - Vincent van Gogh

Poppy Flower oleh Vincent van Gogh. (Foto: wikipedia)
Lukisan Poppy Flower oleh Vincent van Gogh hilang dicuri dari Museum Mohamed Mahmoud Khalil di Kairo, Mesir, pada Agustus 2010. Lukisan ini bernilai hingga Rp 773 miliar.

Hingga saat ini lukisan tersebut tidak ditemukan. Seorang pengusaha Mesir telah menawarkan hadiah senilai Rp 2,4 miliar bagi yang punya informasi soal keberadaan lukisan ini.

Poppy Flower bukan kali pertama dicuri. Pada 1977, lukisan ini juga pernah raib digondol maling, namun ditemukan 10 tahun kemudian di Kuwait.


#4. Pencurian di Museum Kunsthal, Belanda

Lukisan Waterloo Bridge' karya Monet. (Foto: wikimedia.org)
Pada 2012 tujuh lukisan dicuri dari Museum Kunsthal di Rotterdam, Belanda. Di antara lukisan yang hilang adalah Waterloo Bridge oleh Monet, Tete d'Arlequin oleh Pablo Picasso dan 'Charing Cross Bridge, oleh Monet. 

Pencurian terjadi pada pukul 3 pagi oleh beberapa orang. Para pelaku berhasil tertangkap, namun lukisannya masih hilang. Menurut ibu pelaku, dia membakar lukisan-lukisan itu demi menghilangkan bukti dan menyelamatkan putranya. Menurut BBC, salah satu lukisan yang dicuri mencapai harga hingga USD 3,6 triliun.


#5. Pencurian di Paris Museum of Modern Art 

Lukisan Le pigeon aux petits pois karya Picasso. (Foto: wikipedia)
Paris Museum of Modern Art, Paris, Prancis, kecurian pada 2010. Ada lima lukisan yang hilang dengan total nilai mencapai Rp 2,2 triliun. Pada 2011, pelaku berhasil ditangkap. Namun salah satu lukisan yaitu Le pigeon aux petits pois oleh Pablo Picasso tidak ditemukan.

Pelaku mengaku membuang lukisan itu di tong sampah di hari pencurian karena panik. Sedangkan tong sampah itu telah dikosongkan oleh petugas pembersih. Hingga saat ini lukisan itu masih hilang.

Tulisan terkait lainya yang banyak dibaca dan diSHARE!

No comments