Hancurkan Bibit dan Mental Korupsi dalam Diri Kita

Hancurkan Bibit dan Mental Korupsi dalam Diri Kita.


SilahkanSHARE.com | Korupsi memang masih menjadi permasalahan bangsa dan negara ini. Bagaimana tidak, uang negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat diselewengkan oleh oknum untuk kepentingannya sendiri.

Hal ini membuat pembangunan terhenti dan rakyat makin terpuruk. Saya sendiri sudah sangat geram saat melihat pemberitaan yang mengabarkan tentang tindak korupsi para pejabat di negeri ini.

Asal perlu kita tahu mental korupsi merupakan sesuatu hal yang berbahaya jika disimpan, meski hal itu masih berupa bibit kecil.

Sebab mental dan karakter korupsi sekecil apapun ini bisa sangat merugikan orang lain, meskipun kita masih belum menjadi pejabat yang mengelola uang rakyat ini.

Dikutip dari maxmanroe.com, Maka dari itu ketika kita menjumpai ada yang salah pada diri kita berkaitan dengan mental atau bibit korupsi yang ada, maka sesegera mungkin kita harus menghancurkan mental ini. Bagaimana caranya? Berikut ulasannya.

#1. Jangan Mengira Suap Anda Kecil


Hal pertama yang bisa kita lakukan untuk menghancurkan bibit dan mental korupsi dalam diri adalah dengan menghilangkan asumsi bahwa suap kita kecil dan tak akan berdampak apapun. Justru perihal yang kecil-kecil ini merupakan awal mula tindak korupsi besar yang saat ini terjadi di Indonesia.

Jangan pernah bersikap permisif atau mentolerir diri sendiri pada hal-hal kecil yang mengandung unsur korupsi ini. Sebab bila Anda mulai memperbolehkan diri mengambil peluang-peluang korupsi kecil ini maka saat itu pula Anda akan terjerembab dan terperangkap dalam arus korupsi.

Korupsi seperti layaknya candu narkoba yang membuat pelakunya terus menerus melakukan bila ada peluang dan kesempatan. Maka dari itu perilaku dan mental korupsi ini memang sangat berbahaya dan perlu segera dihancurkan meskipun hanya berwujud hal kecil.

#2. Jangan Coba-Coba Meski Hanya Satu Kali


Seorang pecandu berat narkoba awalnya juga hanya coba-coba dan berdalih hanya akan akan melakukannya satu kali. Namun kenyataannya setelah mencoba satu kali ternyata mereka keterusan mencoba dan mencobanya lagi hingga mereka ketagihan pada narkoba.

Dalam korupsi hal ini juga berlaku. Meski awalnya coba-coba dan berdalih hanya akan melakukan satu kali, namun perilaku korupsi ini bisa menjadi candu dan akan membuat mereka terus-terusan melakukannya.

Terlebih bila sistem pengawasan dalam lingkungannya tidak terlalu ketat, maka hal ini akan membuat seseorang akan ketagihan melakukan perilaku korupsi meski awalnya hanya coba-coba dan berdalih hanya akan melakukannya sekali saja.

Maka dari itu cobalah untuk menghindari diri sejauh mungkin dari usaha coba-coba untuk korupsi jika Anda tidak mau terjebak dalam lingkaran setan perilaku korupsi.

#3. Jangan Pernah Berpikir Momentum


Kesempatan memang tidak terjadi dua kali, kata pepatah mengatakan. Namun untuk urusan korupsi sebaiknya Anda membuang pepatah ini.

Jangan gunakan kesempatan sebesar dan sebaik apapun yang bisa membuat Anda terjerembab pada tindak korupsi yang merugikan orang lain dan tentunya diri Anda sendiri.

Alih-alih berpikir momentum, lebih baik Anda gunakan tenaga dan pikiran Anda untuk bekerja dengan lebih baik. Ingat bahwa apapun yang Anda pikirkan hal ini akan sangat berpengaruh pada apa yang akan Anda lakukan nanti. Maka dari itu janganlah sesekali berpikir momentum dalam korupsi ini sebaik apapun posisi dan kedudukan Anda.

#4. Berpeganglah Pada Prinsip Anda Sendiri


Terakhir, cara untuk menghancurkan bibit dan mental korupsi adalah dengan tidak mengikuti orang lain dan selalu berpegang pada prinsip diri sendiri. Mungkin saja Anda adalah orang yang sudah memiliki tekad untuk tidak mau bersentuhan dengan perilaku korupsi sedikit pun.

Namun Anda harus ingat bahwa Anda hidup di sebuah lingkungan dengan orang lain disekitar Anda. Nah orang-orang lain inilah yang saja bisa menjerumuskan Anda pada tindak korupsi.

Bagaimana bisa? tentu saja bisa dengan pengaruh yang dilakukan orang-orang disekitar Anda  ini, Anda bisa terbujuk dan akhirnya melakukan tindak korupsi yang sebelumnya Anda hindari ini.

 

No comments