Studi: Makan dengan Mata Tertutup Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Studi: Makan dengan Mata Tertutup Bisa Bantu Turunkan Berat Badan.


SilahkanSHARE.com | Ada beberapa cara unik menurunkan berat badan, mulai dari makan di depan cermin hingga minum air putih sebelum makan. Kini studi menemukan cara unik lain, yaitu dengan menutup mata.

Menurut Prof Britta Renner, peneliti dari University of Konstanz, Jerman, menutup mata akan membuat seseorang makan lebih sedikit dan kenyang lebih lama. Salah satu alasannya, Anda secara fisik akan lebih sulit menemukan makanan di piring.

"Menurut saya, tampaknya orang akan merasa kenyang saat makan tanpa melihat makanan mereka. Penglihatan sebenarnya juga sangat berpengaruh pada nafsu makan. Saat melihat makanan, apalagi dalam jumlah besar, orang akan makan lebih banyak dibandingkan jika ia tidak melihatnya," tutur Renner, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis [25/2/16].

Tak cuma itu, makan dalam suasana gelap juga memengaruhi kemampuan seseorang dalam merasakan makanan. Sehingga, makan tanpa melihat makanannya pun kemudian dikaitkan dengan keinginan untuk makan berlebih yang lebih kecil.

Dalam penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Food Quality and Preferences tersebut, Renner dan rekan-rekannya melibatkan sekitar 90 responden. Mereka diberika tiga rasa es krim yakni rasa ceri, karamel dan vanila. Separuh dari mereka dibiarkan makan dengan mata terbuka, sementara sisanya makan dengan mata tertutup.

Setelah itu, mereka diberikan kuesioner dan diminta menyebutkan bagaimana tingkat kepuasan mereka terhadap rasa ketiga es krim tersebut. Didapatkan hasil bahwa mereka yang makan dengan mata tertutup lebih sedikit merasa puas dengan rasa makanan tersebut, dibandingkan dengan kelompok yang makan dengan mata terbuka.

"Tidak melihat makanan menurunkan tingkat kepuasan seseorang, yang kemudian berpengaruh pada nafsu makannya. Ini berarti makan dengan mata tertutup kemungkinan besar dapat membuat seseorang makan lebih terkontrol dan tidak berlebihan," ungkap Renner.

Sumber: detikhealth

No comments