Tiga Hal Salah Kaprah Tentang Facebook

Tiga Hal Salah Kaprah Tentang Facebook.


SilahkanSHARE.com | Sampai detik ini Facebook masih menjadi media sosial terpopuler di dunia. Bahkan penggunanya pun selalu meningkat secara signifikan setiap harinya.

Mark Zuckenberg selaku pendiri dan orang yang mempelopori berdirinya situs ini pun selalu melakukan pengembangan setiap harinya.

Tapi Anda harus berhati-hati, karena saat ini banyak oknum tidak bertanggung jawab yang menyebarkan isu-isu hoax tentang Facebook. Dikutip dari Liputan6.com, Bahkan isu-isu itu bisa saja merugikan diri Anda sendiri.

#1. Rp 87 ribu untuk Privasi Facebook Lebih Aman


Keamanan akun Facebook Anda sebenarnya bergantung kepada diri Anda sendiri. Artinya Anda harus mengubah pengaturan keamanan akun Anda sendiri jika tidak ingin akun Facebook Anda mudah di-hack orang lain. Menurut kabar yang beredar, Anda bisa membayar Facebook senilai Rp 87 ribu-an untuk bisa mendapatkan privasi yang lebih aman dari pihak facebook. Faktanya, kabar tersebut ternyata hanya hoax yang dimanfaatkan oleh orang-orang iseng saja.

#2. Banyak Berita Hoax


Salah kaprah lain yang biasanya dilakukan oleh para pengguna Facebook adalah, mereka terlalu percaya dengan berita hoax. Jika Anda membaca suatu berita yang agak aneh di Facebook, jangan terlalu percaya dan jangan mudah membagikan link atau kabar berita tersebut. Pasalnya saat ini banyak sekali kabar palsu yang sengaja disebar demi mendapat share dan like yang tinggi. Misalnya seperti kabar kematian artis atau isu-isu politik.

#3. Keberadaan Tombol Dislike


Berbeda dengan YouTube yang sudah sejak lama menerapkan tombol like dan dislike, Facebook hanya menyediakan tombol like saja. Belakangan ini beredar rumor bahwa Mark Zuckenberg tengah menyiapkan tombol dislike untuk Facebook. Faktanya sampai sekarang tombol tersebut masih belum terealisasikan. Kemungkinan itu hanya hoax atau berita yang sengaja disebarkan demi keuntungan pribadi.

Jadi jika Anda menemukan suatu kejanggalan-kejanggalan tentang Facebook, lebih baik jangan terlalu mudah percaya. Lakukan dulu riset sederhana dengan mencari informasi dari Google, untuk memastikan apakah informasi yang Anda baca itu benar atau tidak. Dan sebaiknya mulai sekarang Anda lebih bijak dalam memanfaatkan Facebook.

No comments