Empat Fakta Menarik di Balik Sifat dan Kebiasaan Seseorang

Empat Fakta Menarik di Balik Sifat dan Kebiasaan Seseorang.


SilahkanSHARE.com | Setiap manusia pasti memiliki kepribadian, sifat dan karakter yang berbeda-beda. Dengan sifat, karakter, dan kepribadian yang berbeda maka pembawaan orang pun pasti berbeda.

Terkadang kebiasaan yang kita lakukan berdampak baik dan tak jarang pula kebiasaan kita membawa pengaruh yang buruk terhadap kehidupan.

Nah, berikut dikutip dari Liputan6.com, empat fakta dibalik kebiasaan dan sifat yang dimiliki seseorang.

#1. Orang yang Sering Berbicara pada Dirinya Sendiri adalah Cerdas


Apakah kamu pernah menemukan seseorang berbicara pada dirinya sendiri? Atau kamu pernah melakukan hal tersebut? Jangan khawatir, hal tersebut wajar dan bukan tanda kelainan kejiwaan. Bahkan seorang peneliti psikologi, Gary Lupyan mengemukakan bahwa orang yang berbicara dengan dirinya sendiri cenderung pintar.

Karena berbicara dengan diri sendiri terbukti mampu menstimulasi memori untuk mengingat lebih banyak, mampu membantu kita untuk tetap fokus dan membantu kita untuk tetap berpikir jernih.

#2. Orang dengan Misophonia Cenderung Kreatif


Misophonia adalah gangguan syaraf yang menyebabkan seseorang terganggu terhadp suara-suara tertentu, seperti suara kunyahan dan lain-lain. Dilansir lifehack.org peneliti dari Universitas Northwestern menemukan bahwa orang dengan sensitifitas lebih terhadap suara tertentu cenderung kreatif.

Penelitian ini diikuti oleh 100 orang, peneliti mengamati bagaimana reaksi para partisipan terhadap beberapa suara dan kemudian para partisipan diminta untuk mengisi kuisioner pencapaian kreatifitas. Hasilnya, seseorang dengan nilai berpikir yang lebih tinggi berhubungan dengan sensori yang lebih selektif.

#3. Orang Sarkastik Lebih Cerdas


Mungkin kamu bingung, bagaimana bisa orang sarkastik lebih cerdas? Apa kaitannya? Sebuah studi baru yang dilakukan oleh Universitas Harvard dan Universitas Columbia menunjukkan keterkaitan antara sarkasme dan kreativitas seseorang.

Para peneliti membagi partisipan menjadi tiga grup besar, mereka yang sarkastik, sungguh-sungguh dan netral. Peneliti berinteraksi dengan tiga kelompok berbeda dan meminta untuk menyelesaikan tugas-tugas kreatif.

Lalu menilai bagaimana tugas tersebut terselesaikan. Studi menunjukkan, kelompok sarkastik menunjukkan kreativitas yang lebih tinggi. Ketika mereka dihadapkan pada suatu persoalan, mereka dapat mengambil solusi yang kreatif. Mereka mampu berpikir secara abstrak dan mengambil langkah yang berbeda.

#4. Orang Humoris Terbukti Lebih Cerdas


Menurut peneliti Gil Greengross dan Geoffrey Miller, dari Universitas New Mexico, menyatakan humor adalah salah satu tanda yang mendasari kemampuan kognitif seseorang. Pernyataan ini kemudian didukung oleh penelitian yang melibatkan 400 orang mahasiswa (200 pria dan 200 perempuan).

Dalam studi ini, sebuah kelompok diminta untuk menampilkan sesuatu yang lucu. Lalu seluruh partisipan diminta untuk menyelesaikan sebuah tes tentang kecerdasan umum, kesadaran, keterbukaan, keramahan dan kepekaan emosi. Studi ini menemukan bahwa orang dengan sense humor yang tinggi cenderung memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik dan lebih cerdas.

No comments