5 Tips Mendidik Anak Supaya Pintar dan Memiliki IQ Tinggi

5 Tips Mendidik Anak Supaya Pintar dan Memiliki IQ Tinggi.


SilahkanSHARE.com | Mempunyai anak pintar dan memiliki IQ tinggi, tentunya menjadi kebanggan dan harapan tersendiri bagi setiap orangtua di belahan dunia ini. Namun untuk mendidik anak yang pintar, orang tua harus lebih fokus pada pengembangan potensinya sekaligus mematangkan apa yang ia mau dan memang bisa ia lakukan dengan baik.

Bukanlah soal ambisi, orang tua harus bisa menghindari upaya memaksakan kehendak anak untuk melakukan hal yang mungkin ia tidak sukai.

Kecerdasan tidak tumbuh dan berkembang secara otomatis seiring usia. Otak yang jenius berasal dari pengalaman dan latihan. Ada banyak hal yang terlibat di dalamnya, mulai dari penglihatan, suara, sentuhan, rasa dan bau yang merangsang koneksi sel otak (disebut sinapsis) dan menciptakan daya pikir yang lebih luas. Semakin kompleks interkoneksi ini, maka semakin pintar anak Anda.

Mendidik anak supaya jenius, membutuhkan pemahaman sekaligus batasan. Berikut beberapa saran yang dapat anada lakukan, supaya bisa mendidik anak Anda menjadi jenius dikutip Liputan6.com dari laman Parenting, [10/8/16].

#1. Biarkan Bermain


Ketika anak bermain, ia tidak hanya bersenang-senang, ia sedang mengembangkan otaknya. Pilih mainan yang melatih imajinasi anak Anda, atau di mana ia dapat mempelajari berbagai keterampilan darinya.

#2. Belajar Musik


Beri pelajaran musik atau belikan alat musik yang akan membantu pikiran anak Anda lebih tajam dan dapat menguntungkan otak anak Anda di kemudian hari, bahkan jika ia tidak meneruskan karirnya di musik saat dewasa nanti.

#.3 Batasi Menonton TV


Upayakan sebaik mungkin menghindari televisi, paling tidak dalam waktu yang lama. Meski sebagian program televisi dirancang untuk anak-anak, tapi Anda wajib untuk melakukan seleksi secara ketat.

#4. Matematika Itu Menyenangkan


Matematika adalah keterampilan yang sangat penting untuk dikuasai. Sayangnya, beberapa orang tua cenderung untuk memberikan kesan bahwa matematika itu sulit. Hindari memberikan kesan pada anak Anda bahwa ia harus takut matematika. Sebaliknya, latih anak Anda untuk berpikir bahwa matematika itu menyenangkan.

#5. Hindarkan Stres


Jangan bebani anak, hindarkan dari stres. Hormon stres dipercaya meninggalkan luka di otak, dan mengakibatkan beberapa bagian penting untuk memori dan emosi menyusut.

No comments