Cara Mudah Maksimalkan Kerja Otak Menurut Penelitian

Cara Mudah Maksimalkan Kerja Otak Menurut Penelitian.


SilahkanSHARE.com | Otak merupakan struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.

Otak juga salah satu struktur paling penting yang dimiliki manusia, apa jadinya jika otak kita tidak bisa bekerja secara maksimal? tentunya kita akan susah dalam menjalankan sebuah aktivitas kita.

Meningkatkan kinerja otak dengan cara-cara yang mudah tentu menjadi dambaan banyak orang. Peneliti pun terus berupaya menyingkap rahasia otak untuk menemukan cara-cara mudah yang bisa memaksimalkan kinerja otak.

Berikut ini aneka cara mudah untuk memaksimalkan kerja otak yang telah terungkap melalui aneka penelitian, seperti yang dirangkum silahkanSHARE.com:

#1. Makan Cokelat


Peneliti dari University of South Australia, dengan menggunakan data dari Maine-Syracuse Longitudinal Study (MSLS) melibatkan sekitar 1.000 orang lebih selama 30 tahun untuk mencari tahu manfaat cokelat bagi otak. Ditemukan bahwa responden yang makan cokelat setidaknya sekali dalam seminggu memiliki hasil pemeriksaan yang lebih baik dalam semua indikator tersebut, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi cokelat sama sekali.

Para peneliti menyimpulkan mengonsumsi cokelat, jenis apapun, setidaknya sekali seminggu memberikan pengaruh yang sangat baik terhadap kesehatan otak. Alasannya, kandungan flavanol yang dimiliki oleh cokelat.

#2. Rutin Bercinta


Studi menyebut bercinta juga bisa bantu pangkas risiko pikun. Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Coventry University, Inggris, ini dilakukan dengan memberikan kuesioner pada 6.800 responden berusia 50-89 tahun. Dalam kuesioner tersebut ditanyakan tentang kehidupan seksual mereka.

Ternyata, para peserta yang mencetak skor lebih tinggi pada pertanyaan terkait memori adalah mereka yang diketahui berhubungan seks secara teratur. Diduga hubungan antara bercinta dengan memori adalah karena hormon dopamin dan oksitosin. Kedua hormon yang diketahui banyak diproduksi selama bercinta ini disebutkan para peneliti juga berpengaruh dengan proses memori dan belajar di otak.

#3. Naik Turun Tangga


Peneliti dari Concordia University di Kanada, Jason Steffener, menyebut naik dan turun tangga tidak hanya menyehatkan secara fisik, tapi juga membantu meningkatkan kesehatan otak. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurobiology of Aging ini menunjukkan bahwa semakin sering seseorang naik dan turun tangga, maka semakin lambat penuaan yang terjadi pada otaknya.

#4. Rajin Gosok Gigi


Peneliti dari King's College London dan University of Southampton berkesimpulan orang yang rentan terhadap masalah gusi juga lebih rentan dengan masalah memori. Karena itu disarankan untuk menggosok gigi dengan baik dan benar agar terhindar dari masalah gusi dan kepikunan di kemudian hari.

Pada mereka dengan penyakit gusi, darahnya mengandung lebih banyak bahan kimia yang menyebabkan peradangan. Ini diduga merusak otak. Diduga bakteri yang merusak gusi mengaktifkan sistem kekebalan tubuh yang kemudian memicu pelepasan bahan kimia penyebab peradangan.

Penelitian serupa juga pernah digelar beberapa tahun lalu oleh peneliti di University of California. Penelitian menunjukkan orang yang tidak setiap hari gosok gigi, risikonya 65 persen lebih tinggi mengalami pikun dibanding yang gosok gigi 3 kali sehari.

Sumber: detikHealth.com

 

No comments