Kisah Pelukis Difabel yang Menginpirasi Banyak Orang

Kisah Pelukis Difabel yang Menginpirasi Banyak Orang.


SilahkanSHARE.com | Banyak seniman di dunia yang bisa membuat gambar realistis, namun karya seorang warga Polandia bernama Mariusz Kedzierski memiliki keistimewaan tersendiri.

Terlahir tanpa tangan yang normal, karya pria berusia 23 tahun itu tidak kalah menarik dengan artis-artis profesional yang menggambar dengan tangan mereka.

Kedzierski mengungkapkan perlu waktu sedikitnya 20 jam untuk menyelesaikan sebuah karya. Sementara untuk karyanya yang paling dianggapnya rumit dan memiliki banyak detail, telah menghabiskan 100 jam.

Secara keseluruhan, selama 7 tahun, dia telah menghabiskan kurang lebih 15.000 jam untuk menggambar dengan menghasilkan 700 gambar.

Tanpa alasan yang jelas, pria yang tinggal di kota Świdnica, Polandia itu tidak mengetahui alasannya kenapa ia bisa terlahir tanpa tangan.

"Seringkali aku bertanya kepada diriku sendiri, dan berpikir, 'kenapa aku?' Tapi ketika aku sudah bisa menerima keterbatasanku, aku menyadari, belum tentu aku bisa menggambar jika terlahir dengan tangan."

038933500_1454825815-Mariusz-Kedzierski-drawings4-600x334

Dilansir, Oddity Central dan liputan6.com [01/16], sejumlah pembedahan telah dilakukan pada tangannya ketika masih anak-anak, tapi tidak ada yang terbukti efektif. Prosedur terakhir ia lakukan pada usia 16 tahun.

047513300_1454316407-karyadifabel4

Ketika itu ia merasa enggan untuk menunggu lebih lama untuk mewujudkan mimpinya. Sejak itu ia mengajarkan dirinya sendiri untuk menggambar, dengan menekan pensil pada kedua lengannya.

Mengalami perkembangan, ia memutuskan untuk masuk E Geppert Academy of Art and Design di Wroclaw.

Berkat kerja keras dan semangatnya, ia kini bisa membuat gambar-gamabr realistis hanya dengan menggunakan pensil dan kertas.

Salah satu karyanya bahkan pernah mendapatkan juara kedua dalam 2013 Best Global Artist Award di Vienna.

013053900_1454316437-karyadifabel5

Proyek selanjutnya bagi Kedzierski adalah ‘Mariusz Draws'. Ia akan berkelana ke Eropa, menggambar di jalan-jalan Berlin, Amsterdam, London, Paris, Barcelona, Venisia, Roma, dan Athena.

"Aku ingin memberikan insipirasi kepada orang-orang. Aku ingin memperlihatkan kepada mereka, semua keterbatasan pada diri seseorang hanya terdapat pemikiran saja," ungkap Kedzierski kepada Bored Panda.

"Kurasa bakatku ada karena tidak memiliki tangan," kepada Buzzfeed.

"Semua pelajaran aku serap secara alami, jadi aku tidak bisa mengatakan sulit atau mudah untuk menggambar tanpa tangan."

"Aku tidak tahu rasanya memiliki tangan, karena aku tidak pernah memilikinya."

Sementara itu, ia mengklaim gemar menggambar foto seseorang karena bisa mengenal orang lain dari mata.

"Aku suka perasaan tenang yang tertulis di dalam tatapan mereka," tutup Kedzierski.

No comments