10 Negara Yang Punya Koneksi Internet Tercepat, Indonesia Urutan 108

10 Negara Yang Punya Koneksi Internet Tercepat, Indonesia Urutan 108.


SilahkanSHARE.com | Akses Internet di 10 negara di dunia ternyata sangat cepat. Negara apa saja yang memiliki koneksi Internet tercepat?

Bicara soal Internet rasanya tidak akan ada habis-habisnya. Salah satu hal yang paling banyak dibicarakan soal Internet adalah kecepatannya. Kecepatan Internet Indonesia tahun 2015 nomor 108 dunia dengan nilai 3,94. Sedangkan peringkat pertama dihuni Korea Selatan.

Dikutip dari solopos.com [06/12/15]. Banyak orang tentu menginginkan akses Internet cepat. Untuk apa? Banyak! Pertama, untuk keperluan hiburan, koneksi Internet cepat bisa digunakan untuk music streaming atau video streaming. Tanpa koneksi Internet cepat, dan juga stabil, mustahil kita bisa menikmati music streaming atau video streaming.

Kedua, untuk mengunduh file berukuran besar. Coba tengok perangkat lunak yang terpasang di komputer kita, lalu periksa pembaruan terakhirnya. Bisa jadi, sebagian di antaranya belum diperbarui dalam waktu lama.

Mengapa demikian? Lantaran file pembaruan perangkat lunak itu tidak jarang berukuran besar. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa kita malas memperbaruinya. Sebetulnya, kegunaan dari koneksi Internet cepat itu masih sangat banyak dan ada di berbagai bidang kehidupan.

Negara dengan koneksi Internet terbaik di dunia baru saja diumumkan dalam sebuah laporan oleh International Telecommunication Union (ITU). Ada 10 negara dengan akses Internet terbaik di dunia 2015, menurut laporan International Telecommunication Union, sebagaimana dilansir dari Independent.

Korea Selatan

Korea Selatan dinobatkan sebagai negara dengan akses Internet terbaik di dunia, diikuti sejumlah negara terkemuka lainnya yang memiliki tabel ICT Development Index (IDI, Indeks Pembangunan TIK) tinggi. Kecepatan Internet Korsel rata-rata 23,1 Mbps.

Peringkat IDI dilakukan pada beberapa aspek, yaitu kecepatan akses Internet atau bandwidth yang diukur dalam bit per detik, volume langganan Internet tetap per 100 orang, dan persentase rumah tangga dengan komputer, yang memberikan skor skala 10 kepada negara yang bersangkutan.

Korea Selatan, yang duduk di tempat pertama, mengantongi skor 8,93. Kemudian disusul oleh Denmark, Islandia, Inggris, dan Swedia dengan skor berturut-turut masing-masing 8,88, 8,86, 8,75 dan 8,67.

Lalu posisi enam hingga sepuluh ditempati oleh Luksemburg, Swis, Belanda, Hong Kong dan Tiongkok, serta Norwegia. Skor masing-masing untuk negara-negara tersebut adalah 8,59, 8,56, 8,53, 8,52, dan 8.49.

Menarik untuk diperhatikan Tiongkok dan Hong Kong, berhasil menduduki peringkat kesembilan. Maka, pencapaian ini akan menjadi amunisi baru bagi Tiongkok untuk mengukuhkan diri sebagai kiblat baru bagi teknologi dunia.

Kita ketahui bersama saat ini negeri berjuluk Tirai Bambu itu berhasil menunjukkan taringnya di dunia berkat pencapaian mengagumkan dari pabrikan teknologinya.

Laporan Strategy Analytics mengungkap, tiga pabrikan Tiongkok, yaitu Huawei, Lenovo, dan Xiaomi menjadi raja smartphone, dengan duduk di posisi ketiga, keempat dan kelima, setelah Samsung dan Apple.

Pangsa pasar Huawei diketahui mencapai 7,5%, disusul oleh Lenovo yang meraih 5,3% dan Xiaomi yang mengantongi 5% pada kuartal ketiga kemarin dengan rentang Juli hingga September.

Dengan demikian, tidak berlebihan rasanya, apabila di masa depan Tiongkok mungkin saja akan menyalip Amerika Serikat atau negara-negara Eropa dalam hal teknologi.

Sementara itu, dilansir Okezone, Sabtu, Indonesia berada di ranking ke-108 dengan skor 3,94. Peringkat ini naik sedikit setelah pada 2010 berada di posisi ke-109 dengan skor 3,11. Tahun 2015, peringkat Internet Indonesia semakin naik, awalnya Indonesia berada di peringkat ke-122, Llau pertengahan 2015, berada di peringkat ke-116 dan terakhir berada di posisi ke-188.

Indonesia, seperti Brasil, Pakistan, Nigeria dan Banglades, yang merupakan negara berkembang dengan populasi penduduk tinggi berpotensi mengalami perubahan tinggi. Dengan adanya 4G long term evolution, diharapkan kecepatan akses Internet semakin hebat dan melejit.

Seperti yang diketahui, banyak vendor perangkat menyasar pasar di negara-negara berkembang semacam ini untuk fokus mereka sehingga penetrasi Internet juga diperkirakan berkembang cepat dari waktu ke waktu.

No comments