Ilmuwan Inggris: Kopi Hitam Bisa Sebabkan Psikopat, Berikut Penjelasanya

Ilmuwan Inggris: Kopi Hitam Bisa Sebabkan Psikopat, Berikut Penjelasanya.


SilahkanSHARE.com | Kopi memang memiliki penggemarnya sendiri-sendiri. Salah satu jenis kopi yang paling banyak disukai banyak orang yaitu jenis kopi hitam.

Namun untuk anda pecinta kopi hitam, anda perlu berhati-hati, bisa jadi tanpa Anda sadari Anda memiliki sifat seorang psikopat karena terlalu banyak konsumsi kopi hitam.

Hal tersebut sesuai dengan hasil sebuah studi yang dipimpin oleh Dr Christina Sagioglou dari Innsbruk University, Inggris.

Dikutip dari metro.co.uk, Sagioglou menguraikan hasil studi yang merangkum bahwa orang yang menikmati kopi pekat dan pahit, seperti kopi hitam dan air tonik, berpotensi memiliki sifat sadis dan narsis. Kedua sifat tersebut mengindikasikan seseorang yang menderita psikopat.

Lebih kurang 500 responden pria diteliti dalam studi kontroversial ini. Seluruh responden diminta untuk memberikan peringkat rasa minuman, mulai dari rasa manis, pahit, dan tawar.

Seiring dengan itu, mereka juga diminta untuk mengisi kuesioner mengenai kepribadian. Sejumlah pertanyaan meliputi rasa empati, kemampuan dalam memprovokasi, dan melukai orang lain.

Kemudian, seluruh responden juga diuji dengan pilihan pernyataan yang sering mereka ungkapkan dalam keseharian. Hal ini bertujuan untuk menilai kemungkinan seseorang memiliki sifat mengendalikan, psikopat, dan narsistik.

Lalu, tes uji lainnya menilai soal kemungkinan berperilaku sadis terhadap orang lain.

Hasilnya, studi yang dipublikasikan oleh jurnal Appetite ini menyimpulkan bahwa umumnya orang-orang yang menikmati rasa pahit dalam keseharian cenderung berkepribadian kasar, control freak, psikopat, sadis, dan narsistik.

Menurut Dr Sagliogou, kecanduan rasa pahit pada minuman dan makanan menimbulkan fluktuasi emosi di mana orang menikmati hal-hal yang menciptakan rasa takut.

"Penelitian kami menemukan korelasi kuat antara kegemaran akan rasa pahit terhadap potensi sifat sadis dalam keseharian," terang Sagliogou.

No comments